Jumat, 29 Maret 2013

Bagaimana ya cara menumbuhkan rasa kasih sayang thdp psngan kita?


Sya skarang udh gk ad rasa lg sma pcar sya, sya pngen dah numbuhin rasa sayang lg thdp psngan sya, sya takut bosen sma dy & takut ad k'inginan ingin putus , ya mskipun rsa sayang itu hilang karena sya bosan thdp sikap"nya yg buruk, tp gmn ya cranya numbuhin rasa sayang & cinta lg sma dy, 

Owh iya 1 lg, sya th kmungkinan gk sayang lg sma dy lantaran sikap dy yg cuek & gk mau peduli sama perasaan sya & hti sya, jd sya ad prasaan jenuh thdpnya lntaran sikapnya tsb, ya emng sh watak dy cuek, tp smenjak dy udh kerja dy makin cuek thdp sya, sya ngrtiin lah dy emng sibuk sma kerjanya, tp knp klo perasaan sya diskitin sma dy, dy th gk maw peduli & terus mrah" sma sya, ap dy udh gk syang lg ya sma saya?



RASA CINTA DAN MEMILIKI ORGANISASI
Kendala yang sering dihadapi oleh suatu organisasi adalah permasalahan sumber daya manusia (SDM). SDM adalah bagian yang sangat penting dan tidak terpisahkan dari perputaran gerak aktifitas organisasi. SDM lah pemeran utamanya, mereka menjadi aset yang berharga bagi organisasi. SDM ibarat nafas dan nyawa organisasi. Organisasi dapat mencapai tujuannya karena peran SDM, dimulai dari gagasan hingga pada akhirnya melahirkanacti on/ aksi nyata untuk mewujudkan gagasan tersebut. Betapa sangat pentingnya SDM bagi organisasi, oleh karenanya, pengelolaan SDM mendapatkan porsi khusus didalam sistem tata kelola organisasi. Sehingga ada pernyataan sederhana yaitu jika kondisi SDM sehat maka organisasi pun sehat, begitu juga sebaliknya. Pengelolaan SDM tidak terlepas dari berbagai permasalahan. Permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi dan sebenarnya adalah permasalahan klasik, misalnya menyangkut kuantitas, kualitas dan kontinyuitas SDM. Kuantitas terkait jumlah kader atau SDM yang dimiliki organisasi tersebut, kualitas bersifat lebih kompleks seperti loyalitas, tanggungjawab, rasa cinta, rasa memiliki, pemahaman terhadap tugas, dan lain-lain. Kontinyuitas adalah mengenai keberlanjutan SDM dan penjenjangan SDM didalam sistem kaderisasi organisasi tersebut.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyinggung permasalahan mengenai kualitas SDM khususnya perihal rasa cinta dan memiliki organsiasi. Pemaparan saya ini saya dapatkan dari berbagai pengalaman saya dalam mengelola organisasi kemahasiswaaan. Saya mencoba menyampaikan pengalaman yang saya alami sendiri yaitu ketika rasa cinta dan memiliki organisasi saya tidak ada, namun kemudian seiring berjalannya waktu saya benar-benar mendedikasikan waktu dan pemikiran saya untuk memajukan organisasi tersebut. Saya akan berusaha menyimpulkan dari pengalaman saya bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta dan memiliki terhadap organisasi dilihat dari perspektif diri sendiri.
Sekarang coba bayangkan, saat Anda jatuh cinta dengan sesorang, katakan Anda adalah laki-laki yang sedang jatuh cinta kepada seorang wanita pujaan hati Anda. Apa yang akan Anda lakukan saat wanita itu meminta Anda melakukan sesuatu?yaa, pasti Anda akan melakukan apapun yang dia minta bahkan Anda rela melakukan sesuatu hal tanpa diminta terlebih dulu oleh wanita pujaan hati Anda itu, menawarkan tebengan, bantuan mengerjakan laporan, membelikan makanan, memberi hadiah, dan lain-lainnya, ya kan??Ilustrasi yang lainnya, misalkan Anda suka atau cinta bermain basket, maka Anda akan meluangkan waktu Anda disetiap minggunya untuk bermain basket, membeli bola basket dan peralatan penunjang lainnya, ya kan??Misalkan Anda mempunyai handphone baru, Anda sangat suka pada benda itu, pasti Anda akan menjaganya setiap saat agar tidak tergores sedikitpun, ya kan??Yang ingin saya katakan adalah bahwa rasa cinta terhadap sesuatu hal (aktifitas, kegiatan, dll) atau benda (manusia, barang, dll) akan menimbulkan/menumbuhkan sikap pengorbanan, tanggung jawab, dan rasa memiliki. Rasa Cinta pada organisasi akan menimbulkan dedikasi yang sangat tinggi untuk bisa memberikan yang terbaik bagi organisasi tersebut. Rasa cinta dan suka pada organisasi merupakan dasar terbentuknya loyalitas, tanggungjwab, pengorbanan, keikhlasan, dan motivasi, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kualitas SDM dalam organisasi.
Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk memunculkan rasa cinta kepada organisasi adalah benahi niat Anda. Niat merupakan tenaga besar yang menggerakan keinginan dan tubuh Anda. Niatkan mengikuti organisasi hanya untuk Tuhan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar